Cek Kesiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

oleh -13 views
CEK KESIAPAN: Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Lodaya 2020 dilaksanakan di halaman Mapolres, Senin (21/12). Foto: Anwar Baehaqi/Radar Majalengka

MAJALENGKA-Pengamanan Natal 2020 dan Tahun baru 2021 mulai dilaksanakan. Sejak Senin (21/12) hingga Senin (4/1). Sebagai bentuk kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru tersebut, pada Senin (21/12) Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso memimpin Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Lodaya 2020, di halamam Mapolres Majalengka, kemarin.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi dan Dandim 0617, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, dan segenap unsur Forkopimda Kabupaten Majalengka hadir.

Baca Juga: https://kotaangin.radarcirebon.com/12-bulan-14-penghargaan/

Kapolri Jendral Pol Drs Idham Azis MSI dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kapolres Majalengka AKPB Bismo Teguh menyampaikan Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Lodaya 2020 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Polri, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin-2020. Baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan Mitra kamtibmas lainnya.

“Bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat Majalengka,” ungkapnya.

Bismo juga menjelaskan personel gabungan siap menjamin keamanan Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Kepada masyarakat diimbau untuk tidak melaksanakan konvoi.

“Jjika sampai itu terjadi akan dilakukan pengamanan. Usahakan dalam perayaan ini dirayakan dengan sebaik –baiknya agar tercipta keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

Selain itu menurut Bismo, gokus pengamanan adalah objek di seluruh Indonesia baik gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, objek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara. Serta mengingatkan mengenai potensi kerawanan yang harus diantisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba ataupun minuman keras.

“Seluruh Kasatwil harus dapat bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing daerah,” ungkapnya.

Bismo menambahkan, antisipasi penyebaran Covid-19 juga menjadi fokus perhatian jajarannya. Khususnya di rest area jalur tol. Pihaknya pun telah meninjau langsung penerapan protokol kesehatan di rest area.

“Kami mengecek pengaturan tempat duduk di area penjual makanan. Hasilnya itu sudah diatur sedemikian rupa sehingga pengendara yang beristirahat tetap menjaga jarak,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Majalengka, Karna Sobahi berharap, Operasi Lilin Lodaya 2020 ini, akan berdampak pada pengendalian masyarakat atau pihak-pihak yang akan mengganggu stabilitas dan kondusivitas Kabupaten Majalengka.

Menurut Karna, meski Kabupaten Majalengka dinilai kondusi, , namun kewaspadaan tetap harus dilakukan dalam penindakan pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya harapkan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini, betul-betul terkendali aman dan nyaman. Termasuk bagi umat kristiani, tentu bisa beribadah dengan aman dan nyaman,” ujar Bupati Majalengka. (bae)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *